Halaman

Tampilkan postingan dengan label de Poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label de Poem. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Desember 2011

Selamat Ulang Tahun Kenangan!



Pesta perayaan ini adalah hujan yang kukirim sejak air bah menenggelamkan sebelah mataku terakhir menjengukmu,

kepada segala yang engkau, jantungku.

Lajur bagaimana muara sungai dikotaku menujumu sampai ke hilir, datang dari tujuan dan menjadikanmu kepulangan--kesedihan yang maha ratap.

Ijinkan aku menumpulkan pisau sejak membuat kita larut dalam tajam, melupakan leluka.
Ah, almanak di pikiranku sudah tanak. Menyimpul sampulkan pita-pita dan waktu:
Selamat Ulang Tahun Kenangan!

Lampu-lampu di kotamu menyalakan lilin ingatanku
setelah lama kita riuh dalam doa, merasa kehilangan--menemukan, sebait sajak ucapan
aku rindu, sayang, kepada engkau yang maha entah.

( November '11, untuk yang makin 'Januari' )

Yang Januari Itu


Januari sudah gugur. Januari jatuh. Januari lekas robek.
Januari musim hati . Januari jauh.

---
Januari lelah. Januari insomnia.
Januari tumbuh jeruji. Januari mati.

Aku menyelipkan padamu, Januari..
petang engkau pulang
lewat pintu belakang.
12 bulan telah nyeri.

( Desember '11, untuk Januari setahun lalu)